Penguatan Kompetensi Lapangan (PKL) di Pondok Pesantren IMBOS Pringsewu
(08/05/2025)Pengabdian Masyarakat Program Studi S2 Manajemen Pendidikan Islam Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung mengusung tema Manajemen Keuangan Lembaga Pendidikan. Kegiatan ini bertujuan sebagai upaya pengenalan sistem transaksi cashless pada Pondok Pesantren IMBOS Pringsewu sebagai bagian dari upaya digitalisasi dalam pengelolaan keuangan pesantren. Sistem ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi transaksi, mengurangi ketergantungan pada uang tunai, serta memberikan kemudahan bagi santri dalam melakukan pembelian dengan lebih cepat dan aman.
Kegiatan magang kependidikan ini meliputi sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan terhadap santri dan juga pengelola kantin dalam penerapan sistem. Kegiatan ini mencakup pemaparan pemahaman terhadap santri seberapa penting dan manfaatnya sistem cashless dalam pengelolaan uang saku dan transaksi (jajan). Juga terhadap pengelola kantin tentang efisiensi manajemen transaski di di lapak masing-masing. Kemudian mengajarkan penerapan sistem cashless berikut dengan pengoperasiannya dan perawatannya (maintenance). Kegiatan ini dilaksanakan selama 40 hari kerja dimulai dari tanggal 14 Januari s/d 6 Maret 2025. Kegiatan dilaksanakan di Pondok Pesantren IMBOS Pringsewu Provinsi Lampung, dengan jumlah peserta yang mengikuti kegiatan sebanyak 30 orang terdiri dari 27 santri dan 3 orang pengelola kantin.
Pelaksanaan magang kependidikan pada Penguatan Kompetensi Lapangan (PKL) di Prodi S2 Manajemen Pendidikan Islam merupakan salah satu persyaratan yang harus dilalui mahasiswa dalam penyelesaian tugas akhir Tesis. Pelaksana kegiatan ini Ahmad Nur Huda NPM 23 didampingi Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Dr. H. Heni Noviarita, M.Si.
Dalam sambutan pada acara pembukaan kegiatan ini, Dr. H. Heni Noviarita M.Si menyampaikan bahwa sinergi antara dunia akademik dan pesantren akan memperkuat upaya kita dalam memajukan pendidikan Islam yang modern, relevan, dan berkarakter. Semoga kegiatan ini menjadi awal dari kolaborasi yang lebih luas di masa mendatang.
Sementara itu, Nurhadi Kusuma, M.Pd., MM sebagai Sekretaris Direktur Pondok Pesantren IMBOS menyambut baik tema yang diangkat, yaitu manajemen transaksi cashless di kantin pesantren. Tema ini sangat relevan dengan semangat transformasi digital yang sedang kami kembangkan di lingkungan pesantren, terutama dalam upaya membentuk sistem manajemen yang lebih efisien, transparan, dan mendidik santri untuk melek teknologi sejak dini.
Beliau juga berharap melalui kegiatan ini, terjalin sinergi yang baik antara dunia akademik dan pesantren, demi kemajuan bersama, khususnya dalam mempersiapkan generasi yang tidak hanya kuat secara spiritual, tetapi juga adaptif terhadap perubahan zaman.

Komentar Terbaru